Dosen Magister Ekonomi Syariah STEBI Lampung Jadi Narasumber dan Tanda Tangani MoU pada Forum Dagang Malaysia–Indonesia 2026

Shah Alam, Selangor – Program Studi S2 Magister Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Lampung kembali menunjukkan eksistensi dan kontribusi internasionalnya melalui partisipasi aktif dalam Majlis Himpunan Erat Dagang Malaysia–Indonesia 2026 yang diselenggarakan pada 31 Januari 2026 di Shah Alam, Selangor, Malaysia. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik dan industri dalam kerangka kolaborasi regional yang difasilitasi oleh ASEAN Academic Association (ASEANACA).

Dalam kegiatan tersebut, dosen Program Studi S2 Magister Ekonomi Syariah, Prof. Dr. Abd Rahim Arsyad, M.Ag., tampil sebagai salah satu narasumber dalam sesi forum bicara dagang yang mengangkat tema penguatan kerja sama serantau dalam memperluas pasar produk Malaysia dan Indonesia. Paparan yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya integrasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam pengembangan kewirausahaan dan perdagangan lintas negara, sekaligus mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku industri.

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 13.00 waktu setempat ini diawali dengan pendaftaran dan penyambutan delegasi Indonesia, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia dan Indonesia. Sambutan disampaikan oleh Presiden MIMTC, YBhg. Tuan Zuber Bakri, serta Prof. Dr. Tulus Suryanto selaku Presiden ASEAN Academic Association (ASEANACA).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi ceramah bertajuk “Mencipta Minda Jutawan Dagang Masa Depan” yang menghadirkan narasumber internasional, serta forum bicara dagang mengenai penguatan kerja sama serantau dalam memperkukuh pasar produk Malaysia dan Indonesia. Diskusi ini menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang berkelanjutan dan kompetitif.

Momentum strategis dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ASEANACA dan MIMTC, serta MoU antara GEO Artha, DITAC Academy, dan ASEANACA. Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas kolaborasi di bidang

pengembangan kewirausahaan, pendidikan, pelatihan, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia berbasis jejaring internasional.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan peluncuran Program Jejak Dagang Nusantara 2025/2030, montaj perjalanan ekspansi pasar luar negeri, sesi foto bersama delegasi Indonesia dan Malaysia, serta kunjungan ke gerai jualan produk Malaysia–Indonesia sebagai bagian dari sesi networking bisnis.

Keterlibatan aktif dosen MES sebagai narasumber internasional dalam forum ini menjadi bukti konkret kontribusi akademik Program Studi S2 Magister Ekonomi Syariah dalam ruang kolaborasi regional. Partisipasi tersebut sekaligus mendukung indikator internasionalisasi dosen, rekognisi akademik, serta implementasi kerja sama luar negeri yang menjadi bagian penting dalam persiapan akreditasi program studi.

Melalui keterlibatan dalam forum lintas negara yang mengintegrasikan aspek akademik dan industri, Program Studi S2 Magister Ekonomi Syariah STEBI Lampung terus memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan keilmuan ekonomi syariah yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan tindak lanjut konkret berupa riset terapan, program kewirausahaan mahasiswa, serta publikasi dan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional.

Leave a Reply