


MELAKA — Universiti Geomatika Malaysia (UGM) bekerja sama dengan ASEAN Academic Association (ASEANACA) dan berbagai lembaga terkemuka bersiap menyelenggarakan ajang bergengsi tingkat internasional, yaitu The 7th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social and Economic Matters (7th ICOSTELM) yang dikombinasikan dengan Nusantara Education & Cultural Festival 2026.
Acara puncak ini akan dilangsungkan secara meriah pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Grand Ballroom, Ames Hotel, Ayer Keroh, Melaka, Malaysia, mulai pukul 08.00 pagi hingga 05.00 sore waktu setempat.
Mengusung tema utama “Empowering Nusantara Through Education, Culture and Sustainable Development”, konferensi dan festival ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas negara di kawasan Nusantara melalui sektor pendidikan, pelestarian budaya, serta pembangunan berkelanjutan.
Rangkaian acara akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Melaka, Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam, bersama Kanselir Universiti Geomatika Malaysia, Toh Puan Datuk Wira (Dr.) Hjh. Asma binti Ab. Rahman.
Sejumlah tokoh penting dan akademisi ternama dijadwalkan hadir untuk menyampaikan gagasan strategis, di antaranya:
- Keynote Speaker: Tan Sri Prof. Datuk Wira Dr. Abdul Latiff Abu Bakar (Tokoh Akademik & Dewan Direksi DMDI Malaysia).
- Opening Speech: Prof. Dr. Tulus Suryanto, MM., Akt., CA. (Presiden ASEAN Academic Association / ASEANACA).
- Welcoming Speech: Prof. Datuk Is. Dr. Mazrin Rohizaq Che Rose (Wakil Rektor Universiti Geomatika Malaysia).
- Serta menghadirkan panelis dan pembicara terkemuka dari berbagai universitas serta lembaga di Malaysia dan Indonesia, seperti Dr. Tasdiyanto Rohadi, S.P., M.Si. (Staf Ahli Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman / Dosen STEBI Lampung), Assoc. Prof. Dr. Gugun Gunadi (Universitas Djuanda Bogor), Dr. Masfiyatul Asriyah, M.Pd. (IAI Darul Fattah Lampung), Dr. H. Muhammad Zakki, M.Si. CSBA (Ketua Yayasan Mukmin Mandiri Sidoarjo), dan para akademisi dari UGM.
Selain sesi pleno akademik dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), perhelatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi seni dan budaya Nusantara yang menarik, seperti Nusantara Dance Competition, Nusantara Singing Competition, Nusantara Fashion Show, Nusantara Malay Public Speaking (Pidato) Competition, hingga Nusantara Master Chef / Fried Rice & Pasta Competition.